Se-jam yang mengerikan
Monday, February 5th, 2007Setelah sekian lama aku perjuangkan, akhirnya hari ini, Senin 5 Feb
2007 aku dinyatakan lulus sidang Tugas Akhir. Sebenarnya aku sempat
kecewa sama Tuhan, kenapa yang aku impikan tidak diberikan.
Di Jadwal sidang TA, aku akan diuji oleh salahsatunya Pak I.
yang terkenal sangat kritis dan teliti. sebenarnya waktu itu, aku udh
agak kwatir, sehingga mencoba menyiapkan presentasiku sebaik mungkin.
Aku juga berdoa sama Tuhan, supaya aku diberi kebijaksanaan untuk
menjawab pertanyaan yang diberikan. Akan tetapi, pada hari H, saat aku
papasan dengan dosen yang terkenal paling killer di jurusanku, yaitu Pak R.
beliau nanya sama aku, "kamu maju skrg ven?", saya jawab "iya, Pak!"
"berani kamu ya, o… hati2 kamu..bisa tidak lulus kamu nanti!!."
sahutnya seperti mengancam. Aku cuma tersenyum aja, tidak tahu apa arti
ucapannya. Saat sudah tiba waktunya sidang, yaitu pukul 14.00 WIB, aku
ke ruang sidang, dan Dosen yang seharusnya mengujiku, yaitu pak I, tidak ada. tdk lama lagi, Pak R. datang ke ruang sidang dan melihat jadwal yang ada di depan pintu. sambil menunjuk jadwalku, Bapaknya berkata "PAS! aku gantikan Pak I, jadwal ujiannya Seven! COCOK!". aku dengar perkataan Bapak itu, mulai ketakutan, jangan2 Pak I digantikan sama Pak R. aku mulai membayangkan sesuatu yang membuatku ketakutan sekali, yaitu : "Aku bakalan dibantai".
saat
waktunya sdh tiba, aku mempersiapkan presentasiku di ruangan, sambil
menunggu penguji. tidak lama lagi, muncul pembimbingku, dan pengujiku
yang tidak lain adalah PAK R. ketakutan itu mulai datang lg,
namun aku mencoba untuk tenang, meski susah. Ketakutan itu membuatku
grogi, sehingga aku langsung mulai presentasi tanpa disuruh mulai
dulu….aku jadi ditertawakan…heheheh…..
setelah selesai presentasi, mulai pertanyaan diajukan, tapi masih dari dosen selain Pak R. begitu mereka selesai, skrg waktunya Pak R.
pertanyaan pertama masih belum memusingkan, tp pertanyaan berikutnya,
mulai menekan. satu pertanyaan belum selesai, sudah disambung
pertanyaan lain, sehingga aku pun semakin bingung. aku tetap berusaha
tenang. pertanyaan Bapaknya yang jelas menengah ke atas, sampai hal2
yang ga pernah aku pikirkan. Otomatis membuat aku makin pusing dan
susah menjawab, apalagi aku sudah merasa pusing, bahkan aku hampir mau
nangis saking tertekannya. Dan setelah semua selesai, aku disuruh
keluar, untuk penguji berembuk. aku diluar sudah mau nangis, takut
bakalan ga lulus. teman2 pada menghibur, mereka juga melihatku dibantai
di dalam.
Tidak lama kemudian aku disuruh masuk, dan aku pun dinyatakan lulus, meski masih banyak yang harus aku benahi.
Aku tekadang mikir, kenapa Tuhan ijinkan Pak R menjadi pengujiku, yang konon katanya tidak bakalan ketemu dengan anak dosen Pembimbingku, karena mereka pernah bentrok.
Tapi aku bersyukur sudah diberikan Tuhan berkat untuk bisa lulus, aku
tahu tidak ada satu pun cobaan dalam hidup kita yang Tuhan ijinkan
terjadi melebihi kekuatan kita, tinggal kita apa masih tetap bersyukur
dalam keadaan apa pun.
Benar-benar masa sidangku itu adalah "Sejam yang mengerikan" . Thanx God for helped me pass my final examination.